Sadarilah, Wahai Putri Hawa

Sadarilah, Wahai Putri Hawa. Renungkan betapa berharga dirimu. Karena pada suatu hari akan datang seorang lelaki yang akan membawakan cinta sejati untukmu. Lelaki yang akan membawakan bahagia untukmu. Seseorang yang akan bekerja keras untuk membahagiakanmu, merelakan harta bendanya untuk memenuhi seluruh kebutuhanmu dan mengukir senyum di wajahmu. Tidak hari ini, tapi suatu hari, ia akan hadir dalam hidupmu dengan cara dan waktu yang mungkin tak pernah kau pikirkan.


Sadarilah, Wahai Putri Hawa. Karena suatu hari kau akan menjadi isteri dari lelaki itu. Dan ketika saat itu tiba, setiap bagian kecil darimu, semua yang kau lakukan, semua yang terjadi padamu akan dipertanyakan padanya. Setiap tawa dan setiap airmata dari parasmu. Sadarilah, lelaki itu akan menghadirkan cinta selama empat puluh tahun, akan ada senyum untukmu selama itu.
Sadarilah, Wahai Putri Hawa. Karena suatu hari kau akan menjadi seorang ibu yang disayangi oleh anak-anakmu. Suatu hari akan terlukis surga di telapak kakimu. Suatu hari kau bukan lagi dikenal sebagai kau yang sekarang, karena nanti kau akan dipanggil ibu. Karena suatu hari cinta abadi Tuhan akan menjelma menjadi cinta yang kau berikan pada suami dan putra-putrimu. Dan pada saat itulah kau akan jadi makhluk Tuhan paling mulia.
Sadarilah, Wahai Putri Hawa. Peliharalah kehormatanmu.
Sadarilah, Wahai Putri Hawa. Jagalah keelokan parasmu.
Sadarilah, Wahai Putri Hawa. Tebarkan bahasa cinta dari bibirmu.
Sadarilah, Wahai Putri Hawa. Hormatilah dirimu.
Sadarilah, Wahai Putri Hawa. Betapa berharga tubuh yang dianugerahkan padamu. Maka berikan pada seorang saja.
Sadarilah, Wahai Putri Hawa. Betapa kau sangat berharga.

No comments:

Post a Comment