ayo bicara politik!
tentang hiruk pikuknya yang mengusik
dan perdebatannya yang berisik
ayo bicara kampanye
tentang janji menye-menye
yang ujung-ujungnya - kecele
atau bicara visi misi
tentang membangun negeri dari banyak sisi
yang basa basi
toh nanti mati
karena korupsi
ayo bicara siapa harus dipilih
tentang prabowo yang tegas
tentang jokowi yang sederhana
lalu lupa visi misi

Laki-laki Pahit Kopi
Ah kau tahulah. Aku selalu ingin memeluk masa lalu
bersamamu
Mengecup lama-lama pilu
Kau masih suka warna biru?
Ah kau tahulah. Aku selalu ingin memerdekakan rindu
padamu
Mengusir jauh-jauh kelu
Yang peluh penuh
Ah kau tahulah. Padamu Aku selalu ingin mengalungkan janji
Untuk besok kuingkari
Lalu janji lagi
Ah kau tahulah. Padamu aku selalu ingin cemburu menuju
Padamu - Rindu masih mengadu
bersamamu
Mengecup lama-lama pilu
Kau masih suka warna biru?
Ah kau tahulah. Aku selalu ingin memerdekakan rindu
padamu
Mengusir jauh-jauh kelu
Yang peluh penuh
Ah kau tahulah. Padamu Aku selalu ingin mengalungkan janji
Untuk besok kuingkari
Lalu janji lagi
Ah kau tahulah. Padamu aku selalu ingin cemburu menuju
Padamu - Rindu masih mengadu
Puisi yang Lahir dari Kamar Tanpa Jendela
Kata orang puisi selalu lebih dari rangkai kata-kata
Puisi lahir dari perenungan
Dari rahim pengalaman-pengalaman
Kata orang puisi selalu lebih dari rangkai kata-kata
Di kamar tanpa ventilasi dan jendela
Aku kepanasan di dalamnya
Puisi lahir dari perenungan
Dari rahim pengalaman-pengalaman
Kata orang puisi selalu lebih dari rangkai kata-kata
Di kamar tanpa ventilasi dan jendela
Aku kepanasan di dalamnya
Pelajaran Moral: Ketika membangun rumah, perhatikanlah aspek berupa ventilasi dan keluar masuknya udara
Subscribe to:
Posts (Atom)